Senin, 13 Januari 2014

PARLEMEN DAN PENGARUHNYA TERHADAP ISLAM


Oleh       : Zainuddin
Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam UIN SGD Bandung

           
            Menjelang pesta demokrasi Indonesia pada april 2014 mendatang, semakin banyak warna-warni yang seakan-akan menjadi bumbu pesta demokrasi tersebut. Dikalangan masyarakat Indonesia, Ada kelompok secular yang berjuang untuk menduduki kursi parlemen, kalangan islamis juga ada yang memperjuangkan demikian, namun ada juga dari kalangan islamis yang menolak parlemen, menolak keikutsertaan umat islam dalam demokrasi.

            parlemen atau lembaga legislative adalah salah satu unsure terpenting dalam demokrasi, lembaga ini berdampingan sejajar dengan lembaga eksekutif dan yudikatif dalam lingkaran trias politica. Apa peran parlemen sehingga politikus saat ini berjuang mati-matian agar dapat duduk di kursi parlemen? Badan legislative merupakan lembaga yang berwenang  sebagai pembuat undang-undang. Tidak sebatas disitu, berbagai kebijakan pemerintah pun banyak yang harus berdasarkan keputusan Badang Legislatif. Dari fungsi nya tersebut, apa dampak dan pengaruhnya terhadap islam? Apakah tidak berpengaruh, sedikit berpengaruh, berpengaruh atau bahkan sangat berpengaruh?

            Perlemen sangat berpengaruh bagi islam. Mengapa? Karena Indonesia merupakan Negara yang mayoritas masyarakatnya beragama islam. Ketika umat islam tidak ikut berpartisipasi dan ikut serta dalam demokrasi, bagaimana nasib umat islam kedepannya? Bagaimana jika seandainya yang menjadi anggota dewan yang merupakan pembuat undang-undang adalah orang-orang non-muslim, liberal, atau sekular? Apakah orang-orang atau kelompok yang menyuarakan anti demokrasi tersebut sudah memikirkan dampaknya 5 tahun kedepan?

            Ketika yang menjadi pembuat undang-undang di negri ini berasal dari kalangan non-muslim, secular atau liberal bisa saja mereka membuat undang-undang tersebut sesuka hati mereka. Bukan hal yang tidak mungkin jika tidak ada orang-orang islam yang memperjuangkan undang-undang yang berpihak kepada islam nantinya islam akan di intimidasi di negri yang mayoritas muslim. Bukan hal yang mustahil Indonesia mengalami apa yang dialami Bangladesh. Itulah sebabnya, mulai saat ini kita harus mengubah kembali main set kita bahwa masa depan Indonesia berada ditangan kita, masa depan islam juga berada ditangan kita.